Cara Membedakan Kacer Betina dan Jantan Paling Gampang

Membedakan betina dan jantan sebenarnya sangat gampang ketika burung sudah dewasa atau berumur. Apalagi jika burung tersebut adalah kacer maka dengan mudah kita bisa membedakannya.

Burung kacer jantan dan betina itu bisa dibedakan dari segi warna, postur, dan suara. Perbedaan yang paling mencolok adalah dari warna burung kacer. Warna kacer betina akan terlihat seperti hitam pudar atau lebih tepatnya lagi abu-abu. Nah, kalau warna kacer jantan tentu memiliki warna hitam yang pekat.

Selain dari segi warna, ada juga orang yang membedakannya dengan cara melihat dada burung kacer secara langsung. Biasanya jika jantan akan terlihat hitam, begitu sebaliknya dengan yang betina.

Tetapi, hal itu tidak bisa dilihat jika kacer masih berumur dibawah 2 bulan atau biasa disebut dengan trotol. Trotol merupakan bintik-bintik hitam disekitar dada kacer.

Jika kacer masih anakan/piyik/lolohan, maka cara membedakan burung kacer jantan dan betina adalah dengan melihat karakter suara. Ciri Suara kacer bagus jantan akan berbunyi lebih kencang atau ngeplong ketika sedang lapar, berbeda dengan yang betina. Anakan kacer betina lebih banyak diam dan bunyinya juga tidak terlalu kencang.

Meskipun ada sebagian orang yang masih sulit mengetahui suara anakan mana yang paling kencang, tapi ini merupakan tingkat akurasi yang tinggi untuk membedakan jenis kelamin kacer.

Ada juga para master yang berpedoman pada titik hitam di bawah paruh burung. Tapi, tingkat keakurasian-nya masih diragukan. Saya menulis ini, karena sudah berpengalaman dalam memilih anakan kacer.

Jadi anda jangan salah memilih anakan kacer jantan dan kacer betina saat pertama kali memberli burung ini sebagai peliharaan ya.

Tapi, jika kamu membelinya ketika kacer sudah remaja atau umur sekitar 5-8 bulanan, maka untuk mengetahui perbedaan kacer betina dan jantan sangat lah mudah.

Perbedaan Burung Kacer yang kamu harus ketahui adalah sebagai berikut;

1. Pastikan Burung sudah pernah bodol atau ganti bulu.

Untuk memastikannya, kamu perlu menunggu sampai burung ketika kacer mabung 1 kali setelah lepas loloh. Hal ini diperlukan agar kita tepat menentukan jenis kelamin burung kacer yang terkadang sangat sulit dibedakan. Nah, jika sudah bodol atau mabung, maka kita bisa melihat perubahan bulunya selama 1-2 bulan setelah ganti bulu.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya jika kacer memiliki warna hitam yang pekat itu adalah jantan, dan begitu sebaliknya.

2. Lihat dari Postur Kacer Ketika Berdiri.

Nah, ketika burung kacer sudah besar ataupun masih anakan, kita dapat membedakan dengan cara melihat posturnya. Postur Jantan, akan terlihat lebih gagah dengan gaya berdiri yang tegap dan dada mengusung ke depan. Sebaliknya, kalau kacer betina cara berdirinya akan terlihat seperti menunduk atau bodinya rata.

Ciri-ciri kacer betina memang akan sangat gampang sekali terlihat ketika sudah dewasa. Warnanya lebih cerah dan kusam.

Berbeda dengan ciri-ciri kacer jantan yang akan terlihat gagah dengan berdiri yang tegap serta memiliki warna yang gelap.

3. Karakter Suara

Suara dapat menentukan kacer betina atau jantan loh, meskipun ada sebagian orang yang mengatakan kalau burung betina kacer itu juga ngeriwik, ngeplong, dan gacor. Tapi, kita bisa dengan mudah mengetahuinya. Suara burung jantan pada kacer akan terdengar sangat keras dengan irama yang berbeda-beda. Tapi, kalau betina itu suaranya monoton dan terkesan pelan seperti nada panggil.

Begitulah cara untuk membedakan jantan dan betina pada burung kacer yang mudah dilakukan. Kamu juga akan bisa mengetahuinya apabila benar-benar merawatnya dengan serius sehingga burung kacer juara. Yang pasti, keuntungan memiliki kacer itu tak ternilai harganya.

Itulah 3 perbedaan anakan kacer jantan betina yang paling mudah diketahui dan banyak yang melakukannya untuk melihat jenis kelamin burung.