Burung Murai Batu | Jenis, Perawatan, Suara, Perbedaan, Makanan dan Mabung

Burung murai sangat terkenal karena memiliki postur yang sangat menawan. Keindahan postur tersebut bisa terlihat ketika si burung ditarungkan dengan murai lain. Kamu tentu ingin tahu apa saja informasi bermanfaat tentang jenis burung yang satu ini, bukan?

Jenis Murai
  – Murai Medan
Murai Borneo
Murai Lampung
Murai Papua
Perawatan Murai
Suara Murai

Nah, disini saya akan coba membahas berbagai info menarik yang mungkin bisa menjadi wawasan anda untuk menambah pengetahuan tentang si burung cantik tersebut. Baik itu dari segi suara, makanan, jenis kelamin dan lain sebagainya.

Jenis-jenis Murai Di Indonesia

Banyak yang tidak mengetahui kalau ternyata burung ini ternyata memiliki banyak sekali jenisnya. Bahkan, hampir setiap jenis itu berbeda dari jenis lainnya. Sebut saja seperti murai borneo dan murai lampung. Nah, untuk itu saya akan coba jelaskan detailnya ya.


Burung Murai Batu Medan

burung murai batu

burung murai dari medan

Wow, fantasti membawa nama medan. Sebagai asli orang sana, saya sangat senang karena ternyata dari semua murai, ternyata yang paling di cari itu adalah yang dari medan. Mengapa tidak? karena burung murai batu yang berasal dari medan memiliki suara yang khas dan postur tubuh yang berbeda terutama pada ekor.

Ya, kita ketahui kalau ternyata murai batu bisa memiliki panjang ekor hingga 22cm loh. Tapi, itu semua tergantung dari bagaimana perawatan yang kita lakukan. Tidak sembarangan juga bisa menambah panjang ekor murai batu, karena tergantung dari keturunannya.

Keturunan yang bagus itu sebenarnya berasal dari Pulau Nias (Salah satu pulau di sekitar medan).


Burung Murai Borneo Atau Kalimantan

burung murai borneo kalimantan

burung murai borneo kalimantan

Sebutan borneo mungkin berasal dari asalnya yaitu kalimantan. Burung murai kalimantan juga banyak yang mengincarnya sebagai peliharaan karena memiliki suara dan gaya tarung yang bagus. Namun, pecinta kicau mania masih sedikit malas untuk memeliharanya karena burung dari kalimantan tersebut tergolong jenis yang boros dan penakut.

Perbedaan murai borneo dan murai medan bisa kita lihat dari bentuk ekor dan kepanjangannya. Biasanya bentuk ekor murai kalimantan hanya terlihat tebal dan pendek seperti burung kacer. Berbeda dengan murai batu medan yang memiliki bentuk ekor yang runcing dan panjang.


Burung Murai Lampung

burung murai lampung

burung murai dari lampung

Jenis burung murai di indonesia yang paling sering ditemukan dipasar adalah murai lampung. Burung ini merupakan salah satu burung yang memiliki ciri sama persis dengan murai medan. Namun, sekali lagi yang membedakan adalah dari bentuk postur dan ekor. Postur murai lampung berbeda jauh dengan burung murai dari medan. Murai dari lampung biasanya memiliki badan yang lebih besar daripada murai batu medan.


Burung Murai Papua

burung murai papua

burung murai dari papua

Untuk jenis yang satu ini mungkin jauh berbeda dibandingkan murai lampung, kalimantan dan medan. Dari warna sudah kelihatan. Kalau biasanya warna burung murai yang asli itu ada memiliki corak merah dan hitam, namun kalau murai papua hanya memiliki corak hitam semua pada tubuhnya. Nah, bagi kamu yang baru saja membeli burung tersebut, hal ini perlu diperhatikan agar tidak tertipu ketika membeli burung jenis murai.


Merawat Burung Murai Agar Rajin Bunyi

Untuk merawat murai tidak perlu sulit seperti burung-burung lain karena harus memiliki perawatan khusus. Perawatan burung murai tidak terlalu sulit karena burung jenis ini memiliki karakter makan yang tidak rakus. Perawatan yang perlu dilakukan hanya sebatas pemberian vitaman, makanan EF dan pembersihan kandang seperti perawatan kacer.

Perawatan murai bisa kita lakukan setiap hari seperti membersihkan kotoran, memberikan air minum yang bersih, memasterin dengan suara yang tepat, penjemuran yang tidak terlalu lama serta pemberian kroto/jangkrik yang tidak terlalu banyak.

Selain itu, kamu juga jangan lupa krodong burung setiap malam agar tidak takut dan lebih intensif saat beristirahat. Selain itu, manfaat krodong juga dapat meminimalisir tingkat stres yang terjadi pada burung. Yang terpenting agar burung rajin bunyi adalah melakukan perawatan setiap hari.


Suara yang Bagus Untuk Isian Murai

Banyak diantara kita masih bingung dengan karakter suara dari burung mahal ini. Tapi, ada sebagian orang yang juga pecinta murai mulai menarik perhatian. Bahkan beberapa video yang saya lihat di youtube burung murai memiliki suara seperti angkatan suara burung kenari, ciblek dan trucukan.

Tapi apapun yang menjadi dasar isian burung murai itu tidak terlalu penting kalau misalnya burung tersebut bagong. Bagong adalah situasi dimana burung merasa terancam atau takut, biasanya burung akan menggembung atau bulunya seketika tebal. Ini artinya burung tersebut kalah mental karena belum siap untuk ditarungkan.

Suara isian murai yang bagus adalah kenari, ciblek, kacer, cucak rowo dan jenis burung yang memiliki karakter suara yang keras. Karakter suara burung murai memang terkadang sangat sulit ditebak, yang perlu kita lakukan adalah melakukan pemasteran atau masterin murai secara bertahap.


Nah, bagaimana menurut kalian? Kalian pilih mana yang pantas dijadikan burung peliharaan? Apakah dari medan, papua, kalimantan atau lampung? Oh ya, bagusnya burung itu semua tergantung dari perawatan dan jenis makanannya ya.

referensi: ludahbasi.com